Kematian

Dalam kitab Wahyu Kepada Yohanes Bab 20 : 14 tertulis : “Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah kedalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api”.

Hal ini saya baca pada kira-kira th 2004. Kemudian terpikir oleh saya hal sebagai berikut ini.

Kematian jasmani saya nanti didunia ini :

Saya akan hidup lagi atau dihidupkan lagi di akherat, terus ada kematian yang kedua. Tapi ada yang rasanya aneh, masakan nanti diberi kesempatan hidup lagi? Hidup yang seperti apa? Kok rasanya kematian kedua ya untuk hidup di dunia yang sekarang ini? Kalau hidup yang sekarang ini, lha wong saya masih hidup belum mati. Terus mati yang pertama yang mana? Kapan ?

Pertanyaan ini belum terjawab. Kehidupan terus berjalan, dan lupalah saya akan hal ini.

Tadi pagi tgl 5-3-2010, saya teringat hal ini kembali dan berniat untuk menulisnya. Tapi jawabannya saya belum tahu. Yaitu kematian pertama itu kapan. Munculah ide untuk bertanya kepada Pastor. Oleh karena itu saya cepat-cepat berangkat mengikuti Misa Kudus. Setelah Misa terus akan menemui pastor. Sesaat sebelum Misa selesai, tiba-tiba saya teringat kata-kata : Dia sudah mati tapi telah hidup kembali. Saya langsung ingat adanya kata- kata itu yaitu Lukas 16. Cepat-cepat saya buka Kitab Suci yang saya bawa dan ternyata ada di Lukas 15: 32.

Di sana tertulis : “Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.” Saya teringat akan ayat ini karena telah pernah dibahas dalam retret tentang pertobatan. Saya percaya bahwa saya telah diterangi oleh Roh Kudus, karena Dia adalah pengingat akan Sabda Yesus yang dulu telah pernah dikatakan-Nya kepada saya (Yoh 14:26). Juga karena seorang guru telah mengatakan kepada kami murid-murid bahwa ciri karya Roh Kudus adalah : tiba-tiba tahu atau seketika tahu; tiba-tiba mengerti, atau seketika mengerti. Apalagi sebelumnya tadi saya berdoa untuk bisa menemukan ayat yang menunjukkan kematian pertama, karena saya pikir pasti hal itu ada disuatu tempat dalam Kitab Suci.

Oleh karena itu saya berniat menemui pastor, tentu dia mengetahuinya. Meskipun telah tahu ayat tadi, saya tetap menemui pastor, untuk mengkonfirmasi apakah ayat itu bisa disebut sebagai kematian pertama. Setelah bertanya, jawabannya adalah ya. Beliau juga menunjukkan perumpamaan tentang pokok anggur yaitu Yoh 15:6 yang berbunyi :

“Barang siapa tidak tinggal didalam Aku , ia dibuang keluar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan kedalam api lalu dibakar”.

Siapa yang tidak tinggal dalam pokok anggur (Yesus adalah pokok anggur), menjadi kering, akhirnya mati dan dibakar. Sungguh luar biasa Kitab Suci ini, aneh sekali. Siapa yang mencari akan menemukan. Saya hanya bisa berkata : “Haleluya!”

Kenapa? Karena Kitab Suci dan Tuhan Yesus dalam Hidup Sejati Dalam Allah ternyata saling menjelaskan dan saling berhubungan. Karena itu menjadi jelaslah hal-hal yang sebelumnya tidak diketahui. Semua yang tersembunyi dibuka-Nya dalam HSDA.

Saya baru tahu kalau saya sudah mati dalam HSDA jilid 1 .

Dalam BC 12.2.87 dikatakan bahwa aku sudah mati sbb:

“Vassula (Petrus CA,semua pembaca buku HSDA) , sudahkah engkau lupa bagaimana keadaanmu setahun yang lalu? Terkasih-Ku, biarlah Aku mengingatkan engkau. Ketika Aku Yahweh, sedang berjalan diantara orang–orang mati, Aku melihat dirimu disana, di antara orang-orang jahat. Mereka memegang engkau, menyiksa engkau. Aku melihat engkau berada di situ sambil berjuang dengan tenaga sendiri. Jiwamu mendekati ajal. Aku sangat iba kepadamu. Lalu engkau teringat akan karya-karya-Ku dimasa lampau, dan engkau sadar bahwa Aku dapat menjadi pengungsianmu. Maka Aku mendengar keluh kesahmu dari bumi.

Putri Aku selalu mengasihi engkau. Tetapi engkau telah melupakan Aku. Aku rindu dikasihi olehmu, mendengar engkau menyapa Aku “Bapa”. Sekian tahun lamanya Aku berdiri di depan sambil menanti, menanti harinya engkau akan mendengar Aku…Aku ada dalam jangkauan tanganmu. Ya Aku begitu dekat padamu,maka hatiku tidak dapat tahan terhadap himbauanmu. Aku datang dengan penuh sukacita.

Akhirnya engkau memanggil Aku mengangkat engkau ke Dada-Ku,putri, dan Aku menyembuhkan luka-lukamu. Aku telah mengajar engkau bagaimana mengasihi Aku. Dengan mengangkat engkau, Aku mengajar engkau bagaimana menerima Aku. Aku membiarkan Terang-Ku bersinar atas dirimu. Bunga-Ku jangan putus harapan. Aku mengajar engkau langkah demi langkah, dengan menggunakan kosa kata yang engkau pahami.”………

Vassula (termasuk saya Petrus CA dan semua pambaca Buku HSDA ), orang-orang jahat semua telah mati. Dalam BC 23.3.87 tertulis:

“Vassula, Aku telah membangkitkan engkau dari kematian. Aku telah mencurahkan Terang–Ku atas dirimu Aku telah menjaga engkau dan menghibur engkau.”……..

Dalam BC 27.3.87 tertulis:

“Aku tercekik, Aku merintih kesakitan.Aku tercekik, Aku tersesak melihat benih-Ku penuh dengan kata-kata mati. Kesetiaan!…. Inikah yang kalian katakan mengenai diri kalian sendiri, padahal hati kalian sudah mati?”

Dalam BC 1.5.87 tertulis:

“Aku menemukan engkau mati terbaring diantara orang–orang mati dalam kegelapan serta bagaimana terdorong oleh Kerahiman dan Kasih, Aku telah menghidupkan engkau, sambil mengangkat engkau ke Dada-Ku.”

Dalam BC 1.6.89 terulis : “Aku tahu, betapa sebagian besar diantara kalian kini telah mati, walaupun kalian menyangka kalian hidup.”

Karena saya merasa masih hidup, saya heran,wong masih hidup kok dikatakan sudah mati? Ternyata ada penjelasan bahwa saya sebenarnya telah mati secara rohani karena tidak mengenal TuhanYesus. Saya telah diketemukannya dalam debu dan dihidupkan Nya. Saya diberinya makan buah-Nya yang berasal dari pohon kehidupan. (BC 23.8. 89).

Jadi jelaslah sudah bahwa kematian pertama adalah kematian secara rohani. Sedang kematian kedua adalah pada saat kita benar –benar mati sesuai pengertian kita didunia ini.

Dalam BC 48 tgl 27.11.90 tertulis: ’Karena itu, dekatilah Aku, anak-Ku, dan persembahkanlah kepada-Ku kehendakmu, maka Aku tidak akan menunda-nunda lagi. Aku akan segera meluncur kepadamu dengan membawa rantai kasih untuk mengikatkan dirimu kepada-Ku.,dan untuk mengajar engkau memuji dan menyembah Aku siang dan malam.”

Dalam Why 20:14-15 tertulis : “…..Itulah kematian kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis didalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan kedalam lautan api itu.“

Saya tentu berharap bahwa nama saya akan tercantum dalam kitab kehidupan. Oleh karena itu saya dulu melakukan apa yang dianjurkan-Nya, yaitu berdoa setiap hari

Novena penyerahan Diri Kepada Hati Kudus, Doa kepada St Mikhael, Doa Memorare St Benardus. Itu saya lakukan sampai sekarang ini. Doanya singkat-singkat, jadi mudah dilakukan.

Di dalam setiap buku HSDA selalu dicantumkan Doa-Doa tersebut. Terdiri dari 3 doa.

  • Yang pertama adalah Novena Penyerahan diri kepada Hati Kudus. Ini adalah sebagai tanda bahwa kita bertobat. Menyerahkan diri kepadanya atas kehendak kita,bukan atas kehendak-Nya. Kita punya kehendak bebas.Tuhan tidak pernah memaksa kita. Itulah peraturannya, barangkali agar kita selalu berdoa,bergantung kepada-Nya.
  • Yang kedua doa kepada St Mikhael. Dia adalah komandan balatentara surgawi. Dia ditugaskan mengusir setan.
  • Yang ketiga doa Memorare St.Bernardus: yaitu doa dengan perantaraan St.Maria sebagai ibu kita, yang selalu mendengarkan kita, selalu berdoa untuk kita.

Dengan mendoakan itu setiap hari maka saya diprosesnya. Saya dibimbing-Nya secara bertahap. Pembimbing saya adalah Yesus, Bapa saya, Penyelamat saya. Menurut apa yang dikatakan-Nya maka saya akan ditunjukkan jalan. Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup (Yoh 14:6).