12 – Kesimpulan

Teman saya meminta, kalau pengalaman pribadi saya telah selesai ditulis, maka saya bisa menulis kesimpulan atau pendapat saya terhadap buku Hidup Sejati dalam Allah. Sebelumnya, saya tidak mempunyai pikiran untuk menulis kesimpulan, bukannya saya tidak mempunyai kesimpulan, tetapi saya pikir hal itu milik pribadi saya. Setiap orang yang membaca Injil atau Hidup Sejati dalam Allah akan memiliki kesimpulan sendiri sendiri sesuai keadaannya masing masing. Hal ini adalah haknya sesuai keyakinannya. Oleh karena itu kesimpulan setiap orang mungkin berbeda dan perbedaan bisa menimbulkan pertentangan/perbantahan.

Karena Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa Dia akan menjadi perbantahan (Luk 12: 51-53), maka sebaiknya kita sadar untuk tidak berbantah tetapi merenungkan apa yang telah disabdakanNya , dan menghormati Nya sesuai dengan predikat kita sebagai pengikut Kristus, dan kalau mungkin bersikap sesuai yang Dia harapkan yaitu Dia sedang mengingatkan kita seperti halnya Bunda Maria mengingatkan kita dalam pesan- pesanNya didalam penampakan- penampakanNya. Kalau dulu Yohanes Pembabtis meratakan jalan bagi kedatanganNya, sekarang Tuhan menugaskan Bunda Maria untuk mempersiapkan kedatanganNya yang kedua (BC Vass 46 tgl 10.10.90). [Read more…]

11-Benarkah Saya Dipilih?

Saya ingin mengajak saudara kembali ke th 2004, ketika saya baru mengikuti Sekolah Evangelisasi Pribadi (SEP).

Ketika itu baru awal kuliah. Seorang guru mengatakan: ”Bukan kebetulan bapak ibu dan saudara sekalian berada di sini. Bapak secara khusus telah dipilih oleh Tuhan Yesus.“ (Lihat Yoh 15:16). Saya menjadi ingat gurauan umat untuk memaksa umat lainnya agar mau menerima tugas atau jabatan tertentu di dalam kegiatan bersama. Mereka mengucapkan kata-kata itu pula, agar orang yang dimaksud tidak berani menolak pilihan. Dasar saya waktu itu boleh dikata adalah orang dunia, baru dalam hal kerohanian alias orang yang masih akan belajar, maka dalam hati saya berkomentar: “Ah guru ini kan maksudnya agar kami senang atau ingin memotivisasi kami murid baru, agar kami kerasan belajar disini.”  Di satu sisi saya tidak percaya, karena saya bukan anak kecil (bahkan kelewat tua karena sudah pensiun); tapi di sisi lain ada  rasa senang atau bangga karena dipilih. Tentu saya punya kelebihan, pikir saya. [Read more…]

10-Apa Tugasku?

tugas pewartaanSekarang tahun 2009, sudah hampir 1 tahun saya selesai mengikuti Sekolah Evangelisasi Pribadi SEP) yang telah saya tempuh selama 4 tahun. Berarti sudah 5 tahun saya membaca dan merenungkan Injil; dan sudah 3 tahun lebih saya mulai membaca dan merenungkan Amanat Tuhan Yesus dalam buku Hidup Sejati dalam Allah yang berisi wahyu Tuhan yang disampaikan melalui ibu Vassula Ryden.

Suatu saat dalam hati saya muncul pertanyaan: “Apakah tugas saya?” padahal sejak tahun pertama mengikuti SEP saya ditunjuk menjadi Seksi Pewartaan Lingkungan dan pada tahun ke-2 ditunjuk pula menjadi seksi Pewartaan Wilayah. Teman-teman sekelas saya telah sibuk dengan pekerjaan pelayanannya masing-masing. Ada yang tetap berkegiatan di SEP, ada pula yang aktif di lingkungannya masing-masing, serta ada yang menghibur orang sakit di rumah sakit atau mengunjungi orang yang di penjara. [Read more…]

9-Ekaristi

ekaristi“Bersandarlah pada-Ku, dan Aku akan membimbing kalian ke Tabernakel-Ku, tempat Aku menunggu kalian siang dan malam. Aku menyerahkan Diri-Ku kepadamu setiap hari. Mari datanglah dan terimalah Aku dalam kekudusan dan kemurnian. Jangan melukai Hati-Ku. Hendaknya kalian murni dan suci pada saat kalian menerima Aku. Hendaknya kalian berkonsentrasi dan kenalilah Kehadiran-Ku yang Hidup dalam Hosti Putih kecil itu. “ (BC Vass 33, 1.6.89)

“Setiap kali engkau datang untuk menerima Aku, Hati Kudus-Ku meloncat kegirangan. Aku telah membuat Diri-Ku begitu mungil dalam Hosti putih kecil itu. Dengan menyambut Aku, engkau menerima Aku, dan dengan menerima Aku dengan cara ini, engkau mengakui Kebenaran. Maka Aku dan engkau adalah satu. Engkau dalam persekutuan dengan Aku.” (BC Vass 37, 29.9.89) [Read more…]

8-Meditasi

“Buku meditasi! Buku meditasi! Rp 10.00!Rp 10.000!”

Demikianlah, ditawarkan oleh seorang ibu usai acara doa bersama-sembahyangan di Lingkunganku pada pertengahan tahun 2008 yang lalu. Saya waktu itu belum tertarik masalah meditasi, tapi saya telah tahu bahwa di Paroki telah ada kegiatan meditasi. Karena harga bukunya  hanya Rp 10.000, maka tak apa kalau saya membelinya, alih-alih untuk bacaan karena saya mempunyai banyak waktu luang untuk membaca. Kemudian saya sempat membaca beberapa halaman tapi selanjutnya bukunya “parkir”. [Read more…]

7-Jangan Mencoba Menjadi Ini atau Itu

memikul-salibPada saat saya mengikuti kelas Ajaran Gereja th 2007, yang merupakan kelas terakhir yaitu pada tahun ke-4 dari SEP Surabaya, sekolah mengeluarkan pengumuman bahwa awal th 2008 akan diadakan Trainer’s Course. Barang siapa yang telah selesai mengikuti SEP ingin menjadi Trainer diperkenankan untuk mendaftarkan diri. Saya berkeinginan untuk mendaftarkan diri karena dalam pikiran saya hal itu adalah ideal. Tetapi saya tahu bahwa saya tidak pandai mengungkapkan sesuatu dan mudah panik serta emosional. Jadi tidak cocok untuk menjadi trainer. [Read more…]

6-Siapakah yang Diselamatkan?

Adalah wajar dan biasa apabila seseorang telah memilih dan memiliki keyakinan  dia akan menganggap pilihannya adalah yang terbaik. Masalahnya kemudian adalah apakah orang itu telah memahami ajaran yang dimaksudkan oleh keyakinan yang dipilihnya dengan benar sesuai dengan maksud ajaran itu. Saya telah mengalami kesalahan pemahaman seperti itu, yaitu sewaktu saya sedang belajar tapi pelajaran belum selesai saya ikuti. Saya telah salah memahami hal yang sangat penting, yaitu siapa yang diselamatkan oleh Tuhan Yesus. [Read more…]

5-Kembali pada Bunda Maria

bunda-maria

Semasa kanak-kanak saya dididik untuk selalu berdoa Rosario. Hal tersebut saya lakukan terus sampai awal saya mahasiswa, kemudian berangsur-angsur luntur. Rosario semasa kanak-kanak yang terbuat dari biji kana masih ada pada saya, dengan warna yang sudah luntur. Setiap kali saya persiapan ujian SD, SMP, SMA sampai awal mahasiswa saya berdoa Novena Santa Perawan Maria. Saya selalu lulus ujian.

Sewaktu saya mulai membaca Alkitab dan mengerjakan PR di SEP, Bunda Maria hampir tidak pernah disebut. Yang paling sering disebut adalah Tuhan Yesus. Saya juga  terbawa, menjadi melupakan Bunda Maria.

Setelah membaca Amanat Tuhan Yesus dalam buku Hidup Sejati Dalam Allah ternyata Bunda Maria selalu bersama sama dengan Tuhan Yesus dan kadang kadang ikut berbicara memberikan nasehat-nasehat. Tuhan Yesus dalam amanatNya meminta pembacanya setiap hari berdoa Rosario karena doa Rosario mengusir setan sehingga kita terlindung dari setan. [Read more…]

4-Berkorban

Ada seorang janda yang tinggal di Lingkungan saya. Dia akan menyelenggarakan Misa Kudus di rumahnya guna memperingati 1 tahun meninggalnya suaminya. Saya bersedia ketika diminta olehnya untuk mengiringi dengan musik, lagu yang dinyanyikan di dalam Misa tersebut, dengan syarat besok pagi berlatih dulu bersama anaknya yang akan bernyanyi di dalam acara yang diselenggarakan sore harinya. [Read more…]

3-Berpuasa

berpuasaSaya segera mulai membaca amanat Tuhan Yesus dengan sangat antusias. Betapa tidak? Tuhan berbicara dengan mendikte langsung, jadi  saya pikir pesanNya asli. Bentuk amanatnya adalah pembicaraan dengan Vassula, jadi sangat hidup. Apalagi bagi siapa saja yang membaca diminta oleh Tuhan Yesus untuk mengganti nama Vassula dengan nama dirinya sendiri, jadi pembicaraan juga berlaku bagi siapa saja yang membacanya. Berarti saat membaca saya berkomunikasi langsung dengan Tuhan Yesus. [Read more…]