Sebuah Pemurnian (5)

31.7.87

Vassula, mari, Aku akan menjelaskan kepadamu ketakutan-ketakutan tak beralasan sehingga engkau merasa ditinggalkan. Aku mengajarkan engkau ketajaman berpikir. Jangan memandangnya sebagai tindakan bahwa Aku memberikan kepadamu rahmat-Ku untuk mencapai tingkat meditasi lebih tinggi dan pada waktu yang sama Aku sedang memurnikan jiwamu demi tercapainya tingkat yang lebih tinggi ini. Yakinlah, terkasih-Ku, bahwa Aku bersamamu dan tidak pernah jauh. Aku menggerakkan kasihmu kepada-Ku dan memperkuat dirimu. Suatu kesalehan lebih mendalam dan kasih lebih penuh kepada-Ku akan merupakan hasil seluruh usaha ini.

Vassula, Aku ingin engkau mencapai tingkat meditasi lebih tinggi ini. Engkau harus tumbuh. Terkasih, singkirkanlah segala bayang-bayang keragu-raguan dari pikiranmu, yaitu bayang-bayang yang menekan dirimu. Aku menghendaki engkau maju. Aku menghendaki jiwamu mencapai kesempurnaan dan kemurnian. Aku ingin mendorong jiwamu ke dalam terang yang lebih tinggi dan lebih halus. Setelah dibersihkan, jiwamu akan mampu mempersembahkan kepada-Ku kebajikan-kebajikan yang dikemas oleh kesempurnaan dan kemurnian.

Lewat meditasi, engkau akan mencapai tingkat lebih tinggi kontemplasi. Kegersangan dan perasaan ditinggalkan yang mendorong engkau berpikir bahwa semuanya sudah berlalu, adalah akibat Aku menyingkirkan sebagian Terang-Ku daripadamu. Maka janganlah kau takut. Bergembiralah bahwa engkau merasakan pererang-Ku, Aku menguatkan kembali keinginanmu untuk mencari Aku. Dengan demikian Aku menyalurkan kepadamu, ke dalam akal budimu, Terang yang lebih halus. Namun, seluruh Terang itu tidak pernah disingkirkan secara menyeluruh, sebab Aku selalu meninggalkan sedikit Terang bagimu, supaya engkau mampu melihat dan mengikutinya serta Aku menopang dirimu supaya engkau tidak tersandung. Aku memberi kepadamu ketangguhan ini, supaya engkau tetap mencari Aku dengan semangat lebih besar daripada sebelumnya.

Carilah dalam diri-Ku keinginan-keinginan-Ku, Vassula. Tidak pernah akan Kutinggalkan engkau. Bukankah Aku Bapa Surgawimu yang menghendaki engkau tumbuh dan mekar? Inilah Jalan-jalan-Ku. Jangan takut, tetap waspadalah. Jangan pernah tertidur. Carilah terus. Engkau akan belajar dari Aku. Aku adalah Gurumu. Kasihilah Aku, Vassula. Tersenyumlah kepada-Ku, ketika engkau melihat Aku dan peganglah Tangan-Ku, ketika Aku mengulurkannya kepadamu. Terimalah Damai-Ku dan andalkanlah Aku. Datanglah, Aku mengasihi engkau.

O Bapa, terima kasih, karena Engkau telah melegakan aku dan menjelaskan semuanya ini kepadaku. Terima kasih atas segala ajaran-Mu. Aku mengasihi Engkau!