Pemurnian (4)

30.7.87

(Aku tetap saja cemas. Mengapa aku tidak dapat merasakan Allah seperti sebelumnya?)

Yesus?

Aku Yang Ada.

Mari. Pandanglah Aku. Ya, lihatlah.

(Aku menatap mata Allah dan aku luluh.)

Dengan tidak menghiraukan siapa dirimu, bukankah aku telah mengangkat engkau dan menempatkan dirimu dalam Hati-Ku?

Vassula, Vassula-Ku, pernahkah akan Kutinggalkan dirimu1? Pikirkanlah. Aku adalah Kasih dan sampai saatnya Aku datang untuk membebaskan engkau, akan Kucurahkan Kasih-Ku atas dirmu. Ela thipla mou, ime o Khristos2.

(Yesus coba meyakinkan aku dan aku merasa sedikit lebih baik.)

  1. Ia mengatakannya begitu manis, sehingga Allah saja yang dapat bicara dengan cara demikian.
  2. Bahasa Yunani. Artinya: Datanglah dekat pada-Ku, Aku adalah Kristus”.